Kapal Laut Dapat Terapung Dipermukaan Air Karena

Kapal Laut Dapat Terapung Dipermukaan Air Karena – Kapal laut dapat terapung dipermukaan air karena apa? Apa yang membuat kapal laut dapat terapung meskipun memiliki beban yang sangat berat?

Kapal laut dapat terapung dipermukaan air karena massa jenis kapal lebih kecil dariada massa jenis air.

Untuk penjelasan lebih lengkapnya, akan dibahas  melalui artikel dibawah ini! Simak naik-baik yaa!

Penyebab Kapal Laut Dapat Terapung Dipermukaan Air Karena

Kapal laut dapat terapung di permukaan air karena kapal laut yang memiliki volume yang besar sebab adanya rongga yang berisi udara, sehingga massa jenis kapal menjadi kecil.

1. Hukum Archimedes

Sebelumnya, Archimedes adalah  seorang ilmuwan terkemuka yang berasal dari Syracuse, Yunani. Ilmuwan satu ini kemungkinan sih  hidup di zaman 287 – 212 sebelum Masehi. Sebagai seorang ilmuwan besar di zaman itu, Archimedes dapat menguasai beberapa bidang sekaligus, mulai Matematika, Fisika, Filsafat, Astronomi, dan Teknik.

Pengertian Hukum Archimedes adalah sebuah hukum tentang prinsip pengapungan di atas zat cair. Hukum Archimedes adalah hukum yang menyatakan bahwa setiap benda yang sebagian atau seluruhnya terendam dalam zat cair, atau sebagian zat cair, mempunyai gaya dorong ke atas pada benda tersebut, atau yang sering disebut gaya apung.

Hukum Archimedes berbunyi “Suatu benda yang dicelupkan sebagian atau seluruhnya ke dalam zat cair akan mengalami gaya ke atas yang sama dengan berat zat cair yang dipindahkannya”.

Akibat adanya gaya angkat ke atas (gaya apung), tentunya benda yang ada di dalam zat cair beratnya akan mengalami pengurangan.

Jadi, sebuah kapal laut yang memiliki beban berat bisa terapung di atas air berdasarkan hukum Archimedes dikarenakan massa jenis kapal lebih ringan dari massa jenis air.

Dalam hukum Archimedes terdapat 3 keadaan, yaitu:

  • Tenggelam : Hal ini terjadi ketika massa jenis zat cair lebih kecil dari massa jenis benda. Contohnya, besi atau baja akan tenggelam jika dimasukkan ke dalam air karena massa jenis besi lebih besar daripada massa jenis air.
  • Melayang ; Terjadi ketika massa jenis zat cair sama dengan massa jenis benda.
  • Terapung : Hal ini terjadi saat massa jenis zat cair lebih besar dari massa jenis benda.

Nah, untuk penerapan hukum archimedes yaitu kapal, Ikan, laktometer, kapal selam, dan berenang. Kami akan menjelaskan lebih detail mengenai Kapal.

KAPAL

Ketika membangun kapal, seseorang mengikuti prinsip Archimedes bahwa sebagian besar kapal dibiarkan berongga di dalamnya, yang menjaga kepadatannya lebih rendah dari air, sehingga berat kapal menjadi lebih kecil dari berat dan daya apung air yang dipindahkan. jumlah air yang dipindahkan mempengaruhi kapal dan kapal mengapung di permukaan air.

2. Hubungan Kepadatan Benda dengan Daya Apung

Jika ada benda yang ukurannya 1 cm3 masuk ke dalam air, maka jumlah air yang akan dipindahkan sama dengan massa benda tersebut. Namun jika benda tersebut terbuat dari timah, apakah masih bisa terapung?

Timah memiliki kepadatan yang lebih tinggi daripada benda yang berbahan kayu. Kandungan massa dalam timah lebih banyak walaupun volumenya sama.

3. Penerapan Gaya Apung dan Kepadatan pada Kapal Laut

Kapal terbuat dari bahan baja yang ukurannya besar. Massa kapal sendiri bisa mencapai ratusan hingga ribuan ton. Namun, kapal tidak akan tenggelam karena bentuknya dan tingkat kepadatan.

Apabila diperhatikan, kapal tidak terbentuk dari kepingan baja kokoh. Melainkan, akan ditemukan lubang pada cangkang baja. Hal ini menerapkan gaya apung dan kepadatan pada kapal laut.

Dengan penjelasan di atas, pasti kamu tau film Titanic bukan? Yap, film yang cukup menyedot perhatian dunia karena mengangkat kisah nyata mengenai tenggelamnya kapal Titanic.

Titanic dikenal sebagai kapal mewah. Pelayarannya pada saat itu sangat dinantikan oleh semua orang. Tenggelamnya kapal Titanic terjadi setelah kapal menabrak gunung es dan terjadi kebocoran.

Kapal yang awalnya berlayar tenang di lautan kemudian mengalami tabrakan sehingga agak menggesek dan mengakibatkan pelat lambung Titanic melengkung ke dalam di sejumlah tempat di sisi kanan kapal. Selama dua setengah jam selanjutnya, kapal perlahan terisi air dan tenggelam.

Penutup

Kapal laut dapat terapung di permukaan air karena kapal laut yang memiliki volume yang besar sebab adanya rongga ya ng berisi udara, sehingga massa jenis kapal menjadi kecil.

Misal kapal feri merupakan kapal besar yang terapung dipermukaan laut. Maka bagian bawah kapal dirancang memiliki bentuk besar dengan tujuan memperbesar volume kapal. Hal tersebut cocok tentang konsep massa jenis, yaitu semakin besar volume maka semakin kecil massa jenis benda tersebut.

Nah, itulah yang dapat kami jelaskan mengenai Kapal Laut Dapat Terapung Dipermukaan Air Karena memiliki volume besar dibanding massa jenis air.

Baca juga artikel mengenai: Harga Tiket kapal pesiar Royal Caribbean